Penting Banget!!! Tips sholat di pesawat dalam perjalanan Haji dan Umrah

Penting Banget!!! Tips sholat di pesawat dalam perjalanan Haji dan Umrah

Share to

SHOLAT lima waktu tak boleh ditinggalkan oleh umat Islam di mana saja. Termasuk ketika Anda sedang berada di pesawat, jangan lupa menunaikan sholat kalau sudah azan. Bagi yang sudah paham, pasti Anda sudah tahu tata cara sholat di dalam pesawat. Sangat mudah dan tidak mengurangi pahala kok.

Berikut beberapa tata cara sholat di dalam pesawat yang dapat diterapkan saat terbang.

1. Ambil air wudhu di toilet

Sebelum sholat, Anda wajib ambil air wudhu, biasanya kalau di dalam kabin, air wudhu bisa diambil di toilet. Kalupun kondisinya darurat tidak ada air, Anda bisa tayamum yang sama-sama dianggap menyucikan.

2. Bisa sholat dengan duduk di kursi

Dijelaskan bahwa  beberapa maskapai di luar negeri sudah dilengkapi musala kecil untuk penumpang yang ingin sholat. Tapi umumnya di Indonesia, untuk saat ini belum ada yang menyediakan musala di dalam kabin. Melaksanakan  seluruh  gerakan  rukun  sholat semampu dia lakukan dengan ima’ah (isyarat).

Dari Imron bin Hushoin, sahabat yang punya penyakit bawasir, menanyakan pada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam mengenai cara sholatnya.

Nabi bersabda,
“Salatlah sambil berdiri, jika tidak mampu, silahkan sambil duduk. Jika tidak mampu, maka sambil berbaring miring.” (HR Bukhari)

3. Menghadap arah kiblat

Jika memungkinkan saat takbiratul ihram, usahakan menghadap arah kiblat. Caranya, gunakan alat navigasi di depan kursi Anda untuk mencari arah. Jika tidak paham, tanyalah ke pramugari. Meskipun pesawatnya sedang belok di tengah salat, tetap maka ikuti saja/menjadikan arah terbang pesawat ke mana saja sebagai arah kiblat

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhuma bercerita,
 “Rasulullah pernah melaksanakn sholat sunnah di atas kendaraannya sesuai dengan arah kendaraannya. Namun jika ingin melaksanakan sholat fardhu, beliau turun dari kendaraan dan menghadap kiblat.” (HR. Bukhari)

4. Usahakan cari penerbangan yang tidak mengganggu sholat

Jika Anda melakukan perjalanan jarak dekat seperti Jakarta-Bandung, usahakan cari jadwal penerbangan yang tidak mengganggu waktu sholat. Misalnya bisa di pagi atau malam hari, yang mana di waktu tersebut tidak ada jadwal sholat wajib yang tak boleh ditinggalkan.

5. Bisa jamak atau qasar

Jika perjalanan Anda jarak jauh lebih dari 90 km, gunakan keringanan dari Allah saat sholat. Anda masuk dalam golongan musafir yang bisa qasar atau menjamak sholat lima waktu. Cara ini justru lebih mempermudah Anda dan tidak mengurangi pahala.

Demikian beberapa tips dalam melaksanakan kewajiban Sholat bila berada di pesawat, semoga bermanfaat.

Wallahua’lam – dikelola dari beberapa sumber
Foto: Muhammad Hafil / Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *