Ini Dia Faktor Penyebab Ibadah Haji Indonesia Didominasi Oleh Jemaah Lansia, Dari Adanya Kuota Haji Hingga Kendala Waiting List

By. Miftahul Jannah - 22 Apr 2024

Bagikan:
img

Batemuritour.com- Setiap tahun, jutaan umat Islam dari seluruh penjuru dunia bersiap-siap untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekah. Di antara mereka, mayoritas jemaah haji Indonesia adalah orang-orang lanjut usia atau lansia. Apa yang menyebabkan ibadah haji didominasi oleh jemaah dengan kategori lansia? Mari kita telusuri apa saja faktor yang mungkin mempengaruhi fenomena ini.

 

Baca Juga : Kenali Tanazul, Fasilitas Bagi Jemaah Yang Tidak Mampu Melanjutkan Perjalanan Haji

 

1. Kuota Haji dan Antrean Panjang

 

Salah satu faktor penting yang berkontribusi pada mayoritasnya jemaah haji Indonesia yang merupakan lansia adalah sistem kuota haji. Indonesia, sebagai negara dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia, Indonesia tetap memiliki kuota haji yang terbatas. Seiring dengan jumlah pendaftar yang terus meningkat dari tahun ke tahun, antrean untuk mendapatkan kesempatan berhaji pun menjadi panjang. Akibatnya, banyak dari mereka yang berhasil mendapatkan kesempatan berhaji adalah orang-orang yang telah mencapai usia lanjut, karena mereka mungkin telah menunggu dalam antrean waiting list selama bertahun-tahun sebelum akhirnya giliran mereka tiba.

 

2. Pendaftaran yang Dilakukan pada Usia Matang

 

Ketika seseorang mendaftar untuk menunaikan ibadah haji, mereka biasanya telah mencapai usia dewasa atau matang. Proses pendaftaran ini tidak umum dilakukan oleh mereka yang masih muda atau remaja. Sebagian besar jemaah haji Indonesia memulai proses pendaftaran mereka pada usia yang lebih tua, karena mereka mungkin baru memenuhi syarat atau memiliki kemampuan finansial untuk melaksanakan ibadah haji pada usia tersebut.

 

3. Tertundanya Ibadah Haji karena Berbagai Kendala

 

Baca Juga : Safari Wukuf, Solusi Lancar Ibadah Haji Saat Kondisi Sedang Sakit

 

Ibadah haji seringkali mengalami penundaan karena berbagai kendala yang tak terduga. Salah satu contohnya adalah situasi pandemi COVID-19 yang melanda dunia beberapa tahun lalu. Penundaan ini secara langsung mempengaruhi usia jemaah haji Indonesia, termasuk yang telah mendaftar dan siap berangkat. Akibatnya, banyak dari mereka yang sebelumnya mungkin telah mencapai usia lanjut, menjadi semakin tua ketika akhirnya mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.

 

4. Kendala Finansial dalam Pelunasan Ibadah Haji

 

Pelunasan biaya ibadah haji merupakan tahapan penting sebelum berangkat. Namun, bagi beberapa jemaah, kendala finansial dapat menjadi hambatan. Jika mereka tidak dapat melunasi biaya tersebut tepat waktu sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan, mereka tidak akan dapat melaksanakan ibadah haji. Akibatnya, mereka mungkin terpaksa menunggu hingga situasi finansial mereka membaik, yang mungkin akan menggeser tahun keberangkatan ibadah haji tersebut.

 

Baca Juga : Berniat Umrah Di Usia Muda? Simak 3 Kelebihan Umrah Di Usia Muda Agar Lebih Yakin Dan Mantap

 

Mayoritasnya jemaah haji Indonesia yang merupakan lansia adalah hasil dari sejumlah faktor kompleks, mulai dari sistem kuota haji, proses pendaftaran yang dilakukan pada usia matang, hingga berbagai kendala yang mungkin muncul di sepanjang perjalanan menuju Mekah. Meskipun demikian, semangat dan keinginan mereka untuk menunaikan ibadah haji tetap kuat, meskipun harus menunggu bertahun-tahun untuk mewujudkannya.









Whatsapp Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp