5 Alur Pembuatan Tasreh Bagi Jemaah Haji Suapaya Dapat Masuk Ke Raudhah Saat Di Masjid Nabawi

By. Miftahul Jannah - 26 Apr 2024

Bagikan:
img

Batemuritour.com- Masjid Nabawi di Madinah, Saudi Arabia, merupakan salah satu tempat suci yang sangat penting bagi umat Islam. Di dalamnya terdapat Raudhah, sebuah area yang diyakini membawa berkah dan keberkahan bagi setiap jemaah haji yang berkesempatan untuk mengunjunginya. Namun, untuk memasuki Raudhah, jemaah haji harus memiliki surat izin khusus yang disebut tasreh. Dalam artikel ini, kami akan mengungkapkan alur pembuatan tasreh bagi jemaah haji yang akan masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi.

 

Baca Juga : Mengenal Tasreh, Ijin Khusus Bagi Jemaah Haji Supaya Dapat Masuk Raudhah

 

1. Proses Pengajuan Tasreh melalui Aplikasi e-Hajj

 

Pertama-tama, proses pembuatan tasreh dimulai dengan pengajuan oleh petugas bimbingan ibadah di Kantor Daerah Kerja (Daker) Madinah melalui aplikasi resmi yang disediakan, yaitu e-Hajj. Melalui aplikasi ini, petugas dapat mengajukan permohonan tasreh untuk setiap kloter jemaah haji yang mereka dampingi.

 

2. Penerbitan Tasreh untuk Setiap Kloter

 

Setelah pengajuan diajukan, tasreh akan diterbitkan oleh pihak berwenang untuk setiap kloter jemaah haji. Tasreh ini berisi informasi penting seperti jadwal memasuki Raudhah, termasuk tanggal dan jam yang telah ditentukan untuk kunjungan.

 

3. Pemberitahuan Jadwal kepada Petugas Pembimbing Ibadah di Sektor Wilayah Madinah

 

Baca Juga : 4 Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Aplikasi Nusuk Di Masjid Nabawi Agar Umrah Menjadi Lancar Dan Nyaman

 

Selanjutnya, petugas bimbingan ibadah dari Daker Madinah akan memberitahukan jadwal kunjungan ke Raudhah kepada petugas pembimbing ibadah yang bertanggung jawab di sektor-sektor wilayah Madinah. Informasi ini akan membantu dalam pengaturan kunjungan jemaah haji di berbagai sektor.

 

4. Penyerahan Tasreh kepada Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi

 

Setelah tasreh diterbitkan, petugas bimbingan ibadah dari Daker Madinah akan menyampaikan tasreh kepada Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi. Kepala sektor ini bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengatur akses masuk jemaah haji ke Raudhah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

 

5. Pemberitahuan Jadwal kepada Ketua dan Petugas Bimbingan Ibadah Kloter

 

Terakhir, petugas bimbingan ibadah dari sektor-sektor wilayah Madinah akan memberitahukan jadwal kunjungan ke Raudhah kepada ketua dan petugas bimbingan ibadah dari masing-masing kloter jemaah haji. Informasi ini penting agar semua jemaah haji dalam kloter dapat mengetahui jadwal kunjungan mereka dan mempersiapkan diri dengan baik.

 

Baca Juga : Kiat-Kiat Mengatur Jadwal Kunjungan Ke Raudhah Melalui Aplikasi Nusuk Agar Kunjungan Lebih Optimal

 

Dengan memahami alur pembuatan tasreh seperti yang dijelaskan di atas, jemaah haji dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk memasuki Raudhah di Masjid Nabawi. Semoga pengalaman ibadah mereka menjadi lebih berarti dan mendalam di tempat suci tersebut.









Whatsapp Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp