Inilah 4 Perbedaan Bimbingan Manasik Haji dengan Bimbingan Perjalanan Ibadah Haji Agar Jemaah Haji tidak Keliru

By. Miftahul Jannah - 29 Apr 2024

Bagikan:
img

Batemuritour.com- Dalam rangka mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji, calon jamaah haji harus mengikuti bimbingan yang komprehensif. Bimbingan tersebut meliputi dua aspek utama, yaitu bimbingan manasik haji dan bimbingan perjalanan ibadah haji. Meskipun keduanya saling terkait, namun terdapat perbedaan signifikan antara kedua jenis bimbingan tersebut.

 

Baca Juga : Pahami Bimbingan Perjalanan Ibadah Haji Dalam Bimbingan Manasik Haji Agar Ibadah Menjadi Mabrur

 

1. Fokus Utama

 

Perbedaan utama antara bimbingan manasik haji dan bimbingan perjalanan ibadah haji terletak pada fokus utama masing-masing bimbingan. Bimbingan manasik haji berfokus pada pemahaman dan penguasaan tata cara, syarat, rukun, dan larangan dalam setiap rangkaian ibadah haji, mulai dari niat, ihram, thawaf, sa'i, wukuf, mabit, melontar jumrah, dan ibadah lainnya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa jamaah haji melaksanakan ibadah haji dengan benar sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

 

Sementara itu, bimbingan perjalanan ibadah haji berfokus pada aspek-aspek perjalanan yang akan dilalui oleh jamaah haji selama menunaikan ibadah haji. Bimbingan ini mencakup informasi tentang rute perjalanan, transportasi yang akan digunakan, akomodasi, jadwal perjalanan, serta peraturan dan kebijakan yang berlaku selama perjalanan.

 

2. Materi Bimbingan

 

Materi yang diberikan dalam bimbingan manasik haji dan bimbingan perjalanan ibadah haji tentunya berbeda. Bimbingan manasik haji menyajikan materi tentang tata cara ibadah haji, bacaan-bacaan yang harus dibaca, waktu dan tempat pelaksanaan setiap ritual, serta hal-hal yang harus dihindari agar ibadah haji menjadi sah dan diterima oleh Allah SWT.

 

Sedangkan dalam bimbingan perjalanan ibadah haji, materi yang diberikan lebih berfokus pada aspek-aspek perjalanan, seperti rute perjalanan, transportasi, akomodasi, jadwal keberangkatan dan kepulangan, serta peraturan dan kebijakan yang berlaku di Indonesia dan Arab Saudi.

 

3. Tujuan Bimbingan

 

Baca Juga : Pahami Makna Bimbingan Manasik Haji Agar Menjadi Jemaah Siap Tunaikan Ibadah Haji

 

Tujuan utama dari bimbingan manasik haji adalah untuk memastikan bahwa jamaah haji memiliki pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang tata cara ibadah haji, sehingga ibadah yang dilakukan menjadi sah dan diterima oleh Allah SWT. Selain itu, bimbingan manasik haji juga bertujuan untuk meningkatkan kekhusyukan jamaah haji dalam menunaikan ibadah.

 

Sementara itu, bimbingan perjalanan ibadah haji bertujuan untuk mempersiapkan calon jamaah haji dalam menghadapi perjalanan panjang yang akan mereka lalui selama menunaikan ibadah haji. Bimbingan ini membantu jamaah haji untuk memahami setiap aspek perjalanan, sehingga mereka dapat mengatur waktu dengan baik, menghindari kebingungan, dan meminimalkan risiko terjadinya kendala selama perjalanan.

 

4. Pelaksanaan Bimbingan

 

Bimbingan manasik haji biasanya diberikan dalam bentuk ceramah, simulasi, atau pelatihan praktik langsung oleh tenaga ahli atau pembimbing haji profesional. Metode pembelajaran yang interaktif dan melibatkan partisipasi aktif dari calon jamaah haji dapat membantu mereka untuk lebih mudah memahami dan mengingat setiap detail penting dalam ibadah haji.

 

Sedangkan bimbingan perjalanan ibadah haji dapat diberikan dalam bentuk presentasi atau penyampaian informasi oleh pihak penyelenggara ibadah haji. Bimbingan ini lebih bersifat pemberian informasi dan panduan praktis terkait perjalanan yang akan dilalui oleh jamaah haji.

 

Baca Juga : 4 Aspek Utama Dalam Bimbingan Bagi Jemaah Haji Supaya Jemaah Khusyuk Dan Lancar Dalam Beribadah

 

Meskipun terdapat perbedaan antara bimbingan manasik haji dan bimbingan perjalanan ibadah haji, keduanya merupakan bagian yang saling melengkapi dalam mempersiapkan calon jamaah haji untuk menunaikan ibadah haji dengan khusyuk, lancar, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dengan mengikuti kedua jenis bimbingan ini secara disiplin dan sungguh-sungguh, calon jamaah haji akan memiliki bekal ilmu dan persiapan yang matang untuk melaksanakan ibadah haji yang sempurna.









Whatsapp Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp