Pahami Asal Usul Umrah Sebagai Haji Kecil Agar Tidak Salah Dalam Memaknai Arti Ibadah Haji

By. Miftahul Jannah - 03 Apr 2024

Bagikan:
img

Batemuritour.com- Pastinya kita sering dengar jika kata umrah memiliki sebutan lain seperti haji kecil. Jika ditelusuri dalam Sejarah islam, Asal usul penyebutan umrah sebagai "haji kecil" diawali dari  catatan yang berasal dari masa kehidupan Nabi Muhammad SAW. Dalam riwayat Abdullah bin Abu Bakar, Rasulullah mengirim surat kepada ‘Amr bin Hazm yang isinya “Annal ‘umrata hiya al-hajjil ashgharu,” dengan artian “bahwa ibadah umrah sejatinya adalah haji kecil.” Itulah asal mula penyebutan umrah sebagai haji kecil.

 

Baca Juga : 8 Tata Tertib Umrah sebagai Landasan Utama Perjalanan Spiritual

 

Selain riwayat Rasulullah saw tersebut, pelaksanaan antara ibadah umrah sebagai haji kecil memiliki banyak persamaan dengan pelaksanaan ibadah haji. Contohnya seperti tempat pelaksanaan, tahap-tahap pelaksanaan ihram, thawaf, sa’I, dan tahallul. Meskipun memiliki banyak kemiripan, namun juga memiliki berbedaan seperti waktu pelaksanaan, tata cara, dan hukum yang mengatur.

 

Berikut adalah penjelasan persamaan antara umrah sebagai haji kecil dan haji:

 

1. Tempat pelaksanaan

 

Baik umrah maupun haji dilaksanakan di dua kota suci, yaitu Makkah dan Madinah. Meskipun umrah dapat dilakukan kapan saja selama tahun kecuali pada hari-hari tertentu di bulan Dzulhijjah, sedangkan haji dilakukan dalam waktu-waktu tertentu, khususnya pada bulan Dzulhijjah.

 

2. Ihram

 

Jamaah yang melakukan umrah juga diwajibkan menggunakan pakaian ihram, mirip dengan yang digunakan dalam haji. Penggunaan ihram dimulai dari Miqat, titik awal yang ditetapkan di mana talbiyah umrah diucapkan.

 

 

Baca Juga : Ini Dia Resiko yang Harus Dihadapi Jemaah Ketika Terburu-buru dalam Mengerjakan Ibadah Umrah

 

3. Thawaf

 

Tawaf adalah bagian penting dari ibadah umrah dan haji. Baik dalam umrah maupun haji, jamaah diharuskan melakukan tawaf dengan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali, dimulai dari Hajar Aswad dan dilakukan dengan gerakan berlawanan arah jarum jam. Pada hal ini, rangkaian kegiatan haji kecil dan haji adalah kegiatan yang sama.

 

4. Sa’i

 

Sa'i, yaitu berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwa sebanyak tujuh kali, juga merupakan rukun penting dalam umrah dan haji. Sa'i mengingatkan kita akan kesabaran dan ketabahan Hajar (istri Nabi Ibrahim AS) ketika mencari air untuk putranya, Ismail AS.

 

5. Tahallul

 

Tahallul, tahap terakhir dalam umrah, juga ditemukan dalam ibadah haji. Tahallul melibatkan mencukur sebagian rambut sebagai tanda penyelesaian ibadah. Meskipun umrah tidak memiliki penyembelihan hewan kurban seperti dalam ibadah haji, tahallul tetap menjadi langkah penting dalam menyelesaikan ibadah umrah.

 

Baca Juga : Lakukan 6 Hal Ini, Agar Fit Ketika Haji dan umrah

 

Dengan persamaan-persamaan tersebut, konsep umrah sebagai "haji kecil" menggambarkan bahawa umrah merupakan ibadah haji namun dengan skala rangkaian ibadah yang memiliki perbedaan tertentu dalam aktivitas ibadahnya tetapi tetap memiliki elemen-elemen inti yang mirip dengan ibadah haji. Ini menunjukkan bahwa umrah juga merupakan bentuk perjalanan spiritual yang berharga bagi umat Muslim, meskipun lebih singkat dan memiliki perbedaan tertentu dengan haji. Dengan demikian, istilah "haji kecil" untuk umrah bukanlah semata-mata sebuah julukan, tetapi lebih merupakan refleksi dari persamaan-persamaan penting antara dua ibadah tersebut, serta pengertian yang telah diberikan oleh Nabi Muhammad SAW.









Whatsapp Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp