Jemaah Tidak Layak Terbang? Inilah Tanda-Tanda Jemaah Tidak Memenuhi Syarat Istithaah Kesehatan Haji

By. Miftahul Jannah - 17 Apr 2024

Bagikan:
img

Batemuritour.com- Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang penting dan menjadi impian bagi umat Muslim dari seluruh penjuru dunia. Namun, untuk menjadi jemaah haji yang layak, ada sejumlah persyaratan kesehatan yang harus dipenuhi. Salah satu kondisi yang menghalangi seseorang untuk menjadi jemaah haji adalah tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan haji, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016. Dalam artikel ini, kita akan menelusuri lebih dalam tentang kriteria jemaah haji yang tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan haji.

 

Baca Juga : Inilah Yang Didapat Jemaah Meninggal Saat Waiting List, Pahala Setara Dengan Mengerjakan Haji

 

Kriteria Jemaah Haji Tidak Memenuhi Syarat Istithaah Kesehatan Haji

 

Menurut Pasal 9 ayat (2) huruf d Peraturan Menteri Kesehatan tersebut, terdapat beberapa kondisi yang membuat seseorang tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan haji. Berikut adalah beberapa kriteria yang termasuk dalam kategori ini:

 

1. Kondisi Klinis yang Mengancam Jiwa

 

Jemaah haji dengan kondisi klinis yang dapat mengancam jiwa termasuk dalam kriteria tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan haji. Contoh kondisi klinis ini antara lain:

 

- Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) derajat IV

 

- Gagal Jantung Stadium IV

 

- Penyakit Ginjal Kronis Stadium IV dengan peritoneal dialisis/hemodialisis reguler

 

- Infeksi HIV/AIDS stadium IV dengan infeksi oportunistik

 

- Stroke Hemoragik luas

 

2. Gangguan Jiwa Berat

 

Baca Juga : Hukum Haram Melaksanakan Ibadah Haji Tanpa Menafkahi Keluarga Yang Ditinggal

 

Jemaah haji yang mengalami gangguan jiwa berat juga termasuk dalam kriteria ini. Beberapa contoh gangguan jiwa berat meliputi:

 

- Skizofrenia berat

 

- Demensia berat

 

- Retardasi mental berat

 

3. Penyakit yang Sulit diharapkan Kesembuhannya

 

Selain itu, jemaah haji dengan penyakit yang sulit diharapkan kesembuhannya juga tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan haji. Contohnya adalah:

 

- Keganasan stadium akhir (kanker stadium akhir)

 

- Tuberkulosis Totaly Drugs Resistance (TDR)

 

- Sirosis hati atau hepatoma dekompensata

 

Implikasi Tidak Memenuhi Syarat Istithaah Kesehatan Haji

 

Bagi jemaah haji yang tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan haji, ada beberapa implikasi yang perlu dipahami:

 

- Mereka tidak akan diizinkan untuk melakukan ibadah haji.

 

- Kondisi kesehatan mereka dapat menjadi hambatan serius bagi keselamatan dan kesehatan mereka sendiri serta jemaah lainnya.

 

- Perawatan kesehatan yang memadai mungkin tidak tersedia atau sulit diakses selama perjalanan haji.

 

Baca Juga : Mampu Namun Gugur Kewajiban Hajinya? Inilah Resiko Waiting List Yang Dialami Jemaah Haji

 

Dalam menjalani ibadah haji, kesehatan menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan. Jemaah haji yang tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan haji memiliki kondisi kesehatan yang serius atau memerlukan perawatan khusus yang tidak dapat dipenuhi selama ibadah haji. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memahami kriteria yang ditetapkan dan melaksanakan tindakan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan mereka sebelum berangkat ke tanah suci. Dengan demikian, mereka dapat menjalani ibadah haji dengan aman dan nyaman, sesuai dengan tuntunan agama dan peraturan yang berlaku.









Whatsapp Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp